Profil Wijana

Profil Sekolah

Mendidik dengan kasih, bertumbuh dalam nilai, dan siap menghadapi kehidupan.

Wijana Mojoagung merupakan salah satu sekolah Katolik yang berada dalam naungan Yayasan Yohannes Gabriel Keuskupan Surabaya, yang berdiri sejak tahun 1973. Sekolah ini melayani jenjang pendidikan Preschool, TK, dan SD dengan fokus pada pembentukan mental, spiritual, karakter, dan intelektual anak secara utuh.

1973 Tahun awal perjalanan dan karya pelayanan pendidikan
Preschool–SD Layanan pendidikan berjenjang untuk tumbuh kembang anak
Faith & Character Pembentukan spiritualitas dan karakter sebagai fondasi belajar

Sejarah Singkat

Perjalanan sekolah dalam karya pendidikan dan pelayanan.

Yayasan Yohannes Gabriel memiliki sarana pewartaan kasih untuk umat di wilayah Mojoagung dan sekitarnya melalui TK-SD Katolik Wijana Mojoagung. Sekolah ini terletak di Jalan Raya No. 226 Mojoagung. Suasana katolisitas langsung terasa ketika menginjakkan kaki di halaman depan sekolah karena posisinya berdampingan dengan Gereja Katolik Santo Aloysius Gonzaga yang merupakan Stasi dari Paroki Santo Yosef Mojokerto.

Pada tahun 1973, Romo Joseph Van Menvort CM (Alm.) bersama Bapak Petrus Subagio mengusahakan lahan yang awalnya merupakan asrama polisi untuk dibeli dan didirikan SMP Katolik Mojoagung. Berselang beberapa tahun kemudian SMP tersebut tutup karena kondisi internal stasi saat itu kurang baik. Dua tahun berikutnya berdirilah SD Katolik Wijana dan TK A. Kedua lembaga tersebut tetap bertahan hingga sekarang, bahkan berkembang dengan hadirnya TK B dan Preschool.

Sekolah Wijana lahir dari pengharapan dan misi pelayanan pendidikan. Perjalanan panjangnya dipelopori oleh tokoh-tokoh yang berjuang dengan ketulusan dan kesetiaan. Tumbuh dan berkembangnya TK-SD Katolik Wijana Mojoagung selama 50 tahun tidak lepas dari dukungan dan doa yayasan, gereja paroki, stasi, donatur, alumni, warga sekolah, dan para pemerhati pendidikan yang terus mendukung kemajuan sekolah.

Adapun kepala sekolah yang pernah memimpin dari tahun 1973 hingga sekarang yaitu Bapak F.Y. Siswanto (1973–1977), Bapak FX Isdradjie (1977–), Ibu Magdalena (–2003), Ibu Yustina Sumarlia (2003–2006), Bapak F.X. Supardi (2006–2012), Bapak Paulus Kuntoro, S.Psi., M.MPd. (2012–2018), dan Ibu Theresia Maria Karuniawati, S.Si. (2018–sekarang). Selama puluhan tahun berkarya, Wijana Mojoagung terus hadir di tengah masyarakat dengan semangat pelayanan pendidikan yang tidak memandang agama, suku, maupun golongan.

Spiritualitas

Nilai dasar yang menghidupi relasi sekolah dengan peserta didik.

"Engkau Berharga di Mata-Ku." (Yes. 43:4)

Spiritualitas ini dihidupi sebagai salah satu pegangan para pendidik dan orang tua dalam memandang anak-anak sebagai sosok yang begitu berharga. Sama seperti Tuhan memandang manusia berharga dan istimewa, sekolah pun tergerak untuk menghadirkan yang terbaik bagi setiap anak.

Dengan keyakinan bahwa setiap anak memiliki potensi, keunikan, dan martabat yang harus dihormati, Wijana Mojoagung berupaya menciptakan lingkungan belajar yang mendukung pertumbuhan mereka secara utuh. Pendidikan tidak hanya diarahkan pada pencapaian akademik, tetapi juga pada pembentukan karakter, rasa percaya diri, dan kesadaran bahwa setiap anak sungguh bernilai.

Motto

Semangat sederhana yang menjadi arah tumbuh bersama.

"Grow with Love and Care"

Kasih dan kepedulian merupakan dua hal yang sangat dibutuhkan anak-anak dalam masa pertumbuhan. Keduanya menjadi fondasi penting dalam pembentukan pribadi yang sehat, aman, dan mampu berkembang secara optimal.

Melalui semangat kasih dan kepedulian, sekolah berkomitmen mendampingi anak-anak agar bertumbuh menjadi pribadi yang utuh: cerdas, berkarakter, dan siap menjalani kehidupan dengan penuh makna.

Visi & Misi

Arah pengembangan sekolah dalam membentuk pelajar yang utuh.

Visi

Terwujudnya Pelajar Pancasila yang cerdas, mencintai Tuhan, sesama, dan lingkungan sekitar, serta berwawasan global.

Misi

  • Membentuk manusia seutuhnya, beriman, dan religius.
  • Mewujudkan komunitas pendidikan yang cerdas: peserta didik, pendidik, orang tua, dan lingkungan.
  • Memberikan kesempatan pengembangan Broad Based Education Life Skill melalui pengembangan intelektual, emosional, spiritual, kreativitas, sosial, dan fisik.
  • Mengembangkan Ilmu Pengetahuan, Teknologi, dan Seni (IPTEKS), seni berpikir, dan seni hidup sebagai pendamping penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi.
  • Meningkatkan kualitas dan kuantitas pelayanan iman Kristiani melalui doa, ibadat, retret, rekoleksi, dan kegiatan keagamaan.
  • Mengembangkan nilai-nilai kemanusiaan seperti kejujuran, kebenaran, keadilan, kerja sama, dan persaudaraan, serta nilai religiositas seperti cinta kasih, pertobatan, doa, pengorbanan, perjuangan, dan pengampunan.
  • Menumbuhkembangkan rasa peduli dan cinta kasih persaudaraan terhadap sesama, lingkungan, dan alam ciptaan melalui kegiatan aksi sosial, bakti sosial, dan sabtu bersih.
  • Mengembangkan suasana kasih persaudaraan antara seluruh komponen dan warga sekolah dengan semangat kekeluargaan, demokratis, dan menyenangkan.
  • Melaksanakan manajemen profesional dengan memanfaatkan sarana dan prasarana yang memadai.

Lagu Sekolah

Dokumentasi identitas dan semangat kebersamaan warga sekolah.

Lagu sekolah menjadi bagian dari identitas yang memperkuat rasa memiliki, kebanggaan, dan semangat kebersamaan seluruh warga Wijana Mojoagung.

Lagu Jayalah Wijana

Unduh Teks Lagu