Wijana Mojoagung
Loading post...
 Melatih Kemandirian dengan Self Service

Melatih Kemandirian dengan Self Service

Melatih Kemandirian dengan Self Service
 
Kemandirian merupakan salah satu kompetensi yang harus dimiliki seseorang agar dapat menjalankan kehidupannya. Menurut KBBI, kemandirian berarti hal atau keadaan dapat berdiri sendiri tanpa bergantung pada orang lain. Tidak bergantung pada orang lain bukan berarti tidak memerlukan orang lain, melainkan dapat melakukan sesuatu meskipun tanpa bantuan orang lain.
Pada tahap ini, kemandirian bukan tentang bisa atau tidaknya melakukan hal itu. Tetapi lebih pada menanamkan kepercayaan diri anak bahwa dia mampu untuk menyelesaikan pekerjaannya sendiri, sekalipun tanpa bantuan orang lain. 

Selain di rumah, sekolah juga menjadi salah satu lingkungan belajar yang harusnya juga menjadi tempat untuk menumbuhkan kemandirian anak melalui kegiatan-kegiatan yang diadakan di sekolah. Itulah juga yang menjadi dasar TK Wijana Mojoagung memberikan program kegiatan Self Service
 
Melatih Kemandirian dengan Self Service
Anak TK sedang mencuci piringnya sendiri | Dok. Sekolah
 
Self Service ini diadakan sebagai sarana bagi anak-anak agar mereka terlatih untuk dapat melakukan sendiri apa yang menjadi kebutuhannya. Misalnya, mencuci piring, mengikat tali sepatu dan memakai sepatu, melipat baju, dll. 

Baca Juga: Play Day 2023 - Sukacita Memperingati Hari Anak Nasional 2023
Ketika datang ke sekolah, anak-anak dibiasakan untuk melepas sepatu dan menggantinya dengan sandal. Begitu juga saat pulang sekolah. Mereka akan berbaris rapi untuk memakai sepatu mereka kembali.
 
Melatih Kemandirian dengan Self Service
Anak memakai sepatunya saat akan pulang | Dok. Sekolah

Berbeda dengan memakai sepatu, kegiatan mencuci piring dilaksanakan setelah anak-anak makan bersama. Selesai makan, mereka akan diarahkan ke tempat cucian untuk mencuci piringnya sendiri. Kegiatan ini tentunya dengan pengawasan dari guru-guru. Guru yang mengawasi juga turut mengarahkan jika proses yang dilakukan anak masih kurang tepat.

Baca Juga: Mengirim Surat Lewat Kantor Pos - Kegiatan Puncak Tema TK

Dengan melaksanakan kegiatan Self Service ini, tentunya anak sedikit demi sedikit akan terlatih untuk dapat secara mandiri melakukan hal-hal yang menjadi kebutuhannya sendiri. Sekali pun tidak semuanya akan langsung mampu melakukannya, setidaknya dalam diri mereka mulai tumbuh kepercayaan diri bahwa mereka dapat melakukannya sendiri sekalipun tanpa bantuan orang tua atau gurunya. (ADK)
Penulis
Antonius Dwi K., S.Pd.
Sie Kesiswaan SDK Wijana
Play Day 2023 - Sukacita Memperingati Hari Anak Nasional 2023

Play Day 2023 - Sukacita Memperingati Hari Anak Nasional 2023

 
Hari Anak Nasional yang diperingati setiap tanggal 23 Juli tahun ini kami peringati dengan mengadakan kegiatan Play Day pada hari ini (21/07/2023). Selain untuk memperingati Hari Anak Nasional, Play Day tahun ini juga untuk menyambut anak-anak pada awal tahun ajaran ini dengan sukacita.

Hari Anak Nasional yang diperingati setiap tanggal 23 Juli tahun ini kami peringati dengan mengadakan kegiatan Play Day pada hari ini (21/07/2023). Selain untuk memperingati Hari Anak Nasional, Play Day tahun ini juga untuk menyambut anak-anak pada awal tahun ajaran ini dengan sukacita.
 
Play Day ini diisi dengan rally game. Disediakan 10 pos permainan indoor dan outdoor yang dapat dimainkan secara individu maupun berkelompok. 10 pos tersebut adalah Stand Up, Mancing Emosi, Gulung Stagen, Happy Hole, Bottle Flip, Rolling Tape, Lempar Kaleng, Bola Gedek, Vertical Ring, dan Balls and Box. Masing-masing pos dijaga oleh 1 orang guru. 
 
Baca Juga: Cooking Day 2023 - Hasil Olahan Umbi-umbian

Permainan

Sebelum kegiatan ini dimulai, anak-anak dibagikan kartu skor yang akan dibawa selama permainan dan menjadi syarat untuk dapat bermain. Kartu skor ini akan diisi oleh guru-guru penjaga pos dengan nilai yang didapatkan oleh anak-anak. Anak-anak mendapatkan “misi” untuk mendapatkan total skor tertinggi dari semua pos permainan agar bisa menjadi pemenang dalam rally game ini. 
 
Play Day 2023, Sukacita Memperingati Hari Anak Nasional 2023
Kartu Skor yang didapat oleh anak-anak | Dok. Sekolah

Sesaat setelah waktu permainan dimulai, anak-anak langsung dengan semangat menuju ke pos-pos yang diinginkan. Ada pos-pos tertentu yang harus dimainkan dengan berpasangan. Sehingga sebelum bermain, mereka harus mencari pasangannya. Sedangkan untuk yang di pos permainan individu, anak-anak hanya tinggal perlu mengantre bergantian dengan teman yang lain.
 
Baca Juga: Grow to be Great – Pelepasan dan Pentas Akhir Tahun 2022-2023

Untuk anak-anak TK, mereka didampingi oleh salah seorang guru dan juga diarahkan untuk menuju pos-pos yang belum dimainkan. Maklum, karena mereka belum bisa membaca, jadi perlu dituntun dan diarahkan. Meski pun demikian, mereka tetap antusias dan bersemangat untuk memainkan permainan-permainan yang disediakan.
 
Play Day 2023, Sukacita Memperingati Hari Anak Nasional 2023
Guru-guru ikut bermain Rolling Tape | Dok. Sekolah

Setelah semua anak menuntaskan semua permainan, kini tiba saatnya berganti peran. Jika sebelumnya guru-guru yang menjaga dan anak-anak yang bermain, kini sebaliknya. Anak-anak menjaga dan guru-guru bermain. Menyenangkan saat kami para guru dan anak-anak dapat bergembira bersama setelah sebulan lamanya tidak bertemu dengan mereka.
 

Pengumuman Juara

Kini tiba saatnya untuk mengumumkan pemenang dari masing-masing tingkat. Untuk tingkat TK, diambil 3 pemenang. Sedangkan untuk SD, diambil 5 pemenang, Menariknya, pada kegiatan ini kami memberikan hadiah berupa voucher ice cream Mixue. Tentunya anak-anak begitu antusias. Berikut para pemenangnya:
 

Play Day 2023, Sukacita Memperingati Hari Anak Nasional 2023
Para pemenang tingkat TK | Dok. Sekolah
Juara TK:

1. Genaro Fertuoso Pangkorade (TK B)
2. Kaylee Samantha Carol (TK A)
3. Christiano Nathanel Faith (TK B)
 
Play Day 2023, Sukacita Memperingati Hari Anak Nasional 2023
Para pemenang tingkat SD | Dok. Sekolah

Juara SD:

1. Mutiara Marbun (Kelas III)
2. El Keanu Panji Wibowo (Kelas I)
3. Alvaro Wempy Wijaya (Kelas III)
4. Stevania Vani Sunarso (Kelas I)
5. Cornelia Priscilla Ishana (VI)

Juara Guru dan Karyawan:

1. Teguh Dwi Prasetyo
2. Antonius Dwi Kuncoro, S.Pd.

Baca Juga: Market Day, Sarana Pengembangan Entrepreneurship

Selamat untuk para pemenang yang telah meraih skor tertinggi di masing-masing level, dan menikmati hadiah yang telah didapatkan. Semoga kegiatan ini membawa sukacita dalam memulai pembelajaran. (ADK)
Penulis
Antonius Dwi K., S.Pd.
Sie Kesiswaan SDK Wijana
Market Day, Sarana Pengembangan Entrepreneurship

Market Day, Sarana Pengembangan Entrepreneurship

 
Market Day, Sarana Pengembangan Entrepreneurship

Di era sekarang, banyak orang yang menjadi sukses karena berhasil mengembangkan entrepreneurship-nya. Lantas apa itu entrepreneurship? Menurut Eddy Soeryanto Soegoto, entrepreneurship merupakan suatu usaha yang dilakukan seseorang berdasar pada perlakuan kreatif dan inovatif untuk kemudian menghasilkan suatu karya serta memiliki nilai jual, dengan tujuan memberi manfaat bagi orang lain serta mampu membuka lapangan pekerjaan.
 
Entrepreneurship perlu ditanamkan dan dikembangkan sedari dini agar mampu “berbuah” maksimal. Hal itu pula yang difasilitasi oleh sekolah Wijana Mojoagung melalui kegiatan Market Day. Lewat kegiatan ini, sekolah memfasilitasi dan membimbing anak-anak dalam merencanakan, mengkreasikan, mempromosikan, hingga memasarkan hasil kreasi mereka. 

Baca Juga: Cooking Day 2023 - Hasil Olahan Umbi-umbian

Pelaksanaan

Market Day, Sarana Pengembangan Entrepreneurship
Anak-anak melayani orang tua yang membeli | Dok. Sekolah

Kegiatan Market Day ini diadakah bersamaan dengan waktu penerimaan rapor yaitu pada Sabtu (17/06/2023). Beberapa bulan sebelumnya, anak-anak dalam satu kelas diarahkan untuk menghasilkan kreasi makanan atau minuman yang memiliki nilai jual, yang akan dipasarkan dalam kegiatan Market Day. Dalam pelaksanaannya, masing-masing kelas mendirikan stand sederhana untuk menjual makanan atau minuman mereka. Beragam jenis makanan dihasilkan dan dijual. Mulai dari risol, tahu walik, salad buah, hingga ubi ungu mozzarela. Begitu pula dengan minumannya. 

Baca Juga: Grow to be Great – Pelepasan dan Pentas Akhir Tahun 2022-2023

Orang tua murid yang hadir untuk mengambil rapor pun berbondong-bondong memborong makanan dan minuman yang dijual oleh anak-anak. Ada pula warga sekolah lainnya yang memang sengaja datang hanya untuk membeli hasil kreasi anak-anak ini.

Selain makanan dan minuman, ada pula karya kerajinan tangan yang dijual oleh beberapa kelompok kelas. Ada tas dari tutup botol, jepit rambut, juga gelang yang inisial.

Kesan Pengunjung

 
Market Day, Sarana Pengembangan Entrepreneurship
Apresiasi orang tua melalui grup chat | Dok. Sekolah

Sebagai kegiatan yang pertama kali diselenggarakan, ternyata ini sudah mampu menimbulkan kesan yang bermakna bagi orang tua. “Saya salut sama Yehova dan Glori, kelas berapa ya ini bu? Tadi saya membeli gelang yang ada hurufnya, saya cari huruf M tidak ada, nah Yehova gigih sekali mencari, dan akhirnya memang sudah habis yang huruf M,” tulis ibu Yuhanita, dalam grup chat sekolah. “Lalu dengan sopan Yehova dan Glori bilang "Maaf ya tante, huruf M nya sudah habis". Mantap, sudah berusaha mencari, tidak menyerah, dan sekalipun tidak ada, bilangnya sangat sopan ke pembeli,” lanjut beliau yang merupakan salah seorang orang tua murid kelas VI (sudah lulus).

Baca Juga: Rekoleksi Prapaskah 2023 – Menghadirkan Sakramen dalam Keluarga

Tak hanya itu, ada pula Ibu Evita Sinta, orang tua kelas TK B yang juga ikut menambahkan, “Dengar dari cerita suami saya. Anak ini interaktif sekali dan dengan semangat menawarkan bahwa produk ini buatan sendiri dan benar-benar enak.  Kalau ndak beli pasti rugi karna rasanya enak. Dari sini akhirnya tadi kami beli 2 pak. Memang enak bola-bola ubi ungunya. Saya denger cerita ini ikut bangga, ternyata anak-anak SD juga sudah punya bakat dan berjiwa entrepreneur. Selamat ya buat sekolah Wijana yang sudah dengan sangat baik mendampingi putra/putri kami di sini.”
 
Pensiunan guru TKK Wijana yang turut berkunjung | Dok. Sekolah

Begitulah cerita kami tentang kegiatan Market Day. Memang masih sederhana, namun akan sungguh bermakna untuk anak-anak dan orang tua. Sekolah tidak hanya untuk mengejar materi dan nilai (angka). Sekolah hendaklah menjadi wadah sarana untuk mengembangkan potensi yang dimiliki oleh anak-anak agar dapat berkembang secara maksimal sesuai bakat dan minatnya. Sehingga kelak segala pengalaman dan pengetahuan yang didapatkan di sekolah juga mampu menjadi bekal hidup mereka di kemudian hari. (ADK)
Penulis
Antonius Dwi K., S.Pd.
Sie Kesiswaan SDK Wijana
 Grow to be Great – Pelepasan dan Pentas Akhir Tahun 2022-2023

Grow to be Great – Pelepasan dan Pentas Akhir Tahun 2022-2023

 
Grow to be Great – Pelepasan Siswa-siswi TK B dan Kelas VI dan Pentas Akhir Tahun 2022-2023

Setelah beberapa tahun berlalu dalam kesunyian akibat kungkungan pandemi Covid-19 yang merajalela, di tahun ini kami akhirnya kembali dapat mengadakan kegiatan pelepasan dan pentas akhir tahun. Setelah beberapa kali harus mengadakan kegiatan pelepasan secara sangat sederhana, pada tahun ini kembali kami dapat melaksanakan kegiatan dengan begitu istimewa. Kegiatan ini adalah puncak dari keseluruhan proses pembelajaran tahun 2022-2023.

Baca Juga: Sukacita Perayaan Paskah 2023

Tahun ini kami mengambil tema “Grow to be Great” yang secara bebas berarti tumbuh untuk menjadi hebat. Dengan diadakannya kegiatan ini, sekolah berharap anak-anak semakin termotivasi untuk mengembangkan kemampuan-kemampuan yang dimiliki menjadi pribadi yang hebat.

Pelepasan

Kegiatan ini tidak hanya diikuti oleh anak-anak TK B dan kelas VI saja, namun juga diikuti oleh seluruh siswa-siswi Preschool, TK, dan SD, beserta dengan orang tuanya. Kami menjadikan kegiatan ini sebagai momen kebersamaan untuk menjalin kebersamaan yang selama ini “terputus” karena PPKM. 
 
Grow to be Great – Pelepasan Siswa-siswi TK B dan Kelas VI dan Pentas Akhir Tahun 2022-2023
Pengalungan gordon dan penyerahan tanda kelulusan | Dok. Sekolah

Acara diawali dengan prosesi perarakan siswa-siswi kelas TK B dan kelas VI berserta orang tua, dari halaman depan menuju ke depan panggung. Setelah menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan doa pembuka, anak-anak memberikan buket bunga kepada orang tua mereka masing-masing sebagai ungkapan terima kasih dan cinta. Tak lupa mereka pun memohon doa restu kepada orang tua mereka masing-masing. Dilanjutkan dengan pengalungan gordon, penyerahan tanda kelulusan, dan kenang-kenangan kepada siswa-siswi. Satu per satu siswa dipanggil naik ke atas panggung beserta dengan orang tuanya.

Baca Juga: Cooking Day 2023 - Hasil Olahan Umbi-umbian

Pentas Akhir Tahun

Sebagai pembuka acara, lagu sekolah “Jayalah Wijana” dikumandangkan oleh seluruh siswa-siswi dengan penuh semangat dan keceriaan. Mereka semua naik ke atas panggung. Dilanjutkan dengan beragam tampilan dari masing-masing kelas maupun dari ekstrakurikuler yang ada di sekolah. Sebagai informasi, mereka ini telah mempersiapkan diri dari 1 bulan sebelumnya. Mereka begitu antusias karena ini menjadi momen pertama mereka bisa mempersembahkan tampilan kepada orang tua.
 
Grow to be Great – Pelepasan Siswa-siswi TK B dan Kelas VI dan Pentas Akhir Tahun 2022-2023
Tampilan dari kelas dalam Pentas Akhir Tahun | Dok. Sekolah

Tak hanya itu, di kesempatan ini pula sekolah memberikan apresiasi untuk anak-anak berprestasi yang telah mengharumkan nama sekolah melalui jalur olahraga. Apresiasi ini diberikan kepada Edvan Erdi Kusumamiracle yang telah berhasil meraih juara umum O2SN cabang renang tingkat Kabupaten. Masih ada satu lagi, yaitu Naomi Clarita Holy Go yang telah menjadi juara umum O2SN cabang bulu tangkis tunggal putri tingkat Kabupaten. Pada kesempatan ini, Naomi diwakili oleh kakaknya, karena dia harus bertanding dalam turnamen yang diadakan di luar kota.

Grow to be Great – Pelepasan Siswa-siswi TK B dan Kelas VI dan Pentas Akhir Tahun 2022-2023
Penyerahan apresiasi dari sekolah untuk siswa-siswi berprestasi | Dok. Sekolah

Tak hanya diikuti oleh siswa-siswi dan orang tua murid saja, ternyata ada beberapa alumni yang juga turut hadir dalam kegiatan ini. Mereka ini dari beberapa angkatan yang memanfaatkan kesempatan ini sebagai momen untuk bernostalgia dengan sekolah Wijana. Ini juga menjadi bukti bahwa sejauh apa pun mereka melangkah, mereka tetap cinta Wijana. 

Baca Juga: Rekoleksi Prapaskah 2023 – Menghadirkan Sakramen dalam Keluarga

Terima kasih untuk partisipasi dari Bapak/Ibu orang tua murid yang telah mendukung kegiatan ini. Terima kasih telah bersedia bersusah payah untuk membantu anak-anak dalam mempersiapkan berbagai macam tampilan. Semoga buah perjuangan anak-anak dan Anda membawa kebaikan dan kenangan yang tak akan lekang oleh waktu, dan menjadi modal berharga untuk perkembangannya di kemudian hari. (ADK)

Penulis
Antonius Dwi K., S.Pd.
Sie Kesiswaan SDK Wijana

 Vegeday Kacang Panjang Khas Wijana

Vegeday Kacang Panjang Khas Wijana

Vegeday Kacang Panjang Khas Wijana
 
Sekolah Wijana Mojoagung dapat membentuk kepribadian kami menjadi jauh lebih baik. Sangat bangga, rasanya karena bersekolah di SDK Wijana Mojoagung. Sekolah ini mau menerima siswa yang berbeda agama, ras, dan suku budaya. Sekolah ini juga yang telah mendidik dan merawat kami menjadi anak yang pintar, dan dapat bertumbuh dalam kepribadian, kecerdasan, dan kreativitas kami. Kami tidak menyesal sedikit pun telah bersekolah di sekolah Wijana Mojoagung. Malah kami sangat-sangat senang dan bangga.

Baca Juga: Menjadi Guru Karena Panggilan Hati

Kami sungguh bangga bersekolah di sekolah SDK Wijana Mojoagung, karena di sekolah ini, ada banyak sekali program- program yang mendidik kami menjadi lebih baik, salah satunya adalah kegiatan Vegeday. Dalam kegiatan Vegeday kali ini, kami diajak oleh Bapak/Ibu guru di sekolah kami untuk memakan sayur kacang panjang.

Waktu itu kami diberitahukan bahwa hari Jumat tanggal 24 Maret 2023 akan ada hari makan sayur. Menu sayurannya adalah kacang panjang dan lauk pauknya adalah tahu dan tempe. Banyak dari antara teman-teman yang sulit untuk memakan kacang panjang karena tidak terbiasa untuk memakan sayur kacang panjang. Meskipun begitu kami tetap melaksanakan Vegeday dengan baik.

Vegeday Kacang Panjang Khas Wijana

Pada saat hari Vegeday, kami tidak lupa untuk berdoa terlebih dahulu sebelum makan. Bila ada dari salah satu teman yang hanya membawa sayur kacang sedikit, maka akan ditambahkan sayur oleh bapak ibu guru. Kami makan dengan lahap. Namun, ada dari kami yang makan sangat lama, karena mereka tidak menyukai kacang panjang. Teman- teman yang lain pun memberi semangat, agar mereka dapat menghabiskan sayur kacang panjangnya. Akhirnya kacang panjangnya habis, semua teman- teman bertepuk tangan sebagai bentuk apresiasi.

Baca Juga: Setia Melayani dengan Hati

Kegiatan ini dapat membuat kami belajar untuk memakan sayur. Manfaat sayur ada banyak sekali, salah satunya adalah dengan memakan sayur kita jadi dapat memperkuat imun kesehatan tubuh kita. Bukan hanya itu saja, sayur juga dapat menjaga tubuh kita dari berbagai penyakit. Sehingga kita dapat menjadi anak Indonesia yang sehat.
Jurnalistik adalah salah satu ekstrakurikuler di Wijana Mojoagung yang memfasilitasi kemampuan menulis yang dimiliki oleh anak-anak.

Penulis
Tankannia
Anggota Ekstra Jurnalistik
Valencia Micheline S.
Anggota Ekstra Jurnalistik
Margareth Anindita A.
Anggota Ekstra Jurnalistik
Sukacita dalam Perayaan Paskah 2023

Sukacita dalam Perayaan Paskah 2023

 
Sukacita dalam Perayaan Paskah 2023

 
Ucapan syukur atas kebangkitan Tuhan Yesus senantiasa kami laksanakan setiap tahunnya dengan melaksanakan rangkaian kegiatan. Pada hari ini (15/04/2023), sekolah Wijana Mojoagung merayakan Paskah 2023 dengan diawali Ibadat Paskah bersama. Ibadat Paskah dipimpin oleh Bapak Antonius Dwi Kuncoro, S.Pd., dan petugas pujiannya adalah Ibu R. Kristyaningrum, S.AB.

Setelah ibadat, anak-anak dikondisikan untuk berkumpul di lapangan untuk mengikuti Lomba Membuat Keranjang Telur Paskah. Mereka pun mengambil bahan dan peralatan yang beberapa hari sebelumnya telah mereka persiapkan. Beragam kreativitas mereka sajikan dalam membuat karya mereka masing-masing. Ada bermacam-macam bahan yang mereka gunakan, mulai dari kardus, botol air mineral, cup kopi, hingga cup kopi bekas. Dengan telaten, mereka mengerjakan karya mereka dengan sukacita.

Baca Juga: Rekoleksi Prapaskah 2023 – Menghadirkan Sakramen dalam Keluarga

Sukacita dalam Perayaan Paskah 2023
Hasil karya keranjang telur Paskah TK | Dok. Sekolah

Untuk kegiatan anak-anak TK adalah membuat keranjang Paskah menggunakan potongan botol air mineral dan yang dililiti dengan tali kur. Lain halnya dengan anak Preschool. Mereka diajak untuk membuat bentuk ayam dari wadah telur ayam. Bentuknya lucu seperti anak-anak Preschool yang juga lucu dan menggemaskan.


Pengumuman Juara

Tak adil jika ada lomba, tapi tanpa hadiah dan juara. Dalam penilaiannya, ada beberapa kriteria yang dinilai, antara lain: bahan, persiapan, tema, kerapian, dan ketuntasan. Dari semua karya dan penampil, akhirnya diputuskan para pemenangnya sebagai berikut:

Kategori SD Kelas Bawah:

Juara Pertama : Velicia Wijaya (Kelas III)
Juara Kedua    : Fidelia Cleosa Jovita Azalia (Kelas II)

Kategori SD Kelas Atas:

Juara Pertama : Florriensa Al Meera A. (Kelas IV)
Juara Kedua    : Tankannia (Kelas VI)

Sukacita dalam Perayaan Paskah 2023
Para pemenang Lomba Membuat Keranjang Paskah | Dok. Sekolah

Baca Juga: Perayaan Imlek 2023

Para pemenang diganjar dengan hadiah berupa sejumlah uang. Selain itu, mereka juga mendapat piagam penghargaan. Selamat untuk para pemenang, semoga prestasi yang diraih membawa semakin banyak suka cita dalam merayakan Paskah.

Anak-anak semakin bersukacita pada hari ini, karena mereka mendapatkan bingkisan dan telur Paskah. Telur Paskah ini kami kemas dengan wadah berbentuk kelinci warna-warni. Sungguh senang anak-anak menerima bingkisan dan telur Paskah ini. Semoga menambah sukacita dalam merayakan Paskah. (ADK)

Penulis
Antonius Dwi K., S.Pd.
Sie Kesiswaan SDK Wijana
Cooking Day 2023 - Hasil Olahan Umbi-umbian

Cooking Day 2023 - Hasil Olahan Umbi-umbian

Cooking Day 2023 - Hasil Olahan Umbi-umbian

Dalam masyarakat kita, memasak masih identik dengan wanita. Padahal tidak sepenuhnya benar. Banyak di luar sana laki-laki yang menjadi koki. Selain itu, memasak juga merupakan salah satu life skill yang memang harus dimiliki oleh masing-masing individu, agar dapat hidup mandiri. Oleh sebab itu, keterampilan ini perlu diajarkan, dipelajari, dan dibiasakan kepada anak-anak sejak dini. Hal itulah yang sekolah kami fasilitasi.

Cooking Day merupakan program yang kami adakan setiap tahun sebagai sarana bagi anak-anak untuk belajar memasak. Kegiatan ini juga sebagai bagian dari Kegiatan Tengah Semester Genap. Dalam kegiatan ini, anak-anak dibagi menjadi beberapa kelompok dan berlomba menghasilkan masakan yang akan dinilai oleh Bapak-ibu guru. Tema Cooking Day kali ini adalah “Hasil Olahan Umbi-umbian”.


Persiapan

Beberapa hari sebelumnya, anak-anak sudah dikumpulkan untuk berproses bersama kelompok untuk menentukan masakannya. Setelah itu, mereka membagi bahan dan peralatan yang dibutuhkan. Sejak awal, anak-anak sudah mulai dilatih untuk belajar mengorganisir kelompok. Terlebih, untuk anak-anak kelas tinggi agar mampu mendampingi dan membantu proses dari adik-adiknya.
 
Cooking Day 2023 - Hasil Olahan Umbi-umbian
Masing-masing kelompok melakukan persiapan | Dok. Sekolah

Baca Juga: Vege Day – Sarana Pembiasaan Makan Sayur

Sejak 3 hari yang lalu, peralatan yang dibutuhkan kelompok telah dibawa oleh masing-masing anak dan telah dikumpulkan di sekolah. Memang kami setting agar peralatan dan bahan-bahan ini dapat secara bertahap dicicil untuk dibawa ke sekolah, agar pada hari pelaksanaannya nanti tidak ada bahan atau peralatan yang tertinggal.

Pelaksanaan

Hari ini (27/03/2023), anak-anak mengeksekusi konsep yang telah mereka persiapkan beberapa hari sebelumnya. Sejak pagi, mereka sudah sangat bersemangat dan tidak sabar untuk bisa segera berkegiatan. Setelah pembiasaan pagi, mereka diarahkan untuk berkumpul di meja-meja yang telah disediakan. Selain meja, di masing-masing kelompok juga telah disediakan kompor.
 
Cooking Day 2023 - Hasil Olahan Umbi-umbian
Anak-anak mengupas kentang yang sudah direbus | Dok. Sekolah

Mereka pun segera membagi tugas kepada masing-masing anggota kelompok. Ada yang mengupas kentang, merebus kentang, mengaduk adonan, dan kegiatan lainnya. Tak hanya anak perempuan, anak laki-laki pun juga bersemangat untuk membantu yang lain. Senang ketika dapat melihat mereka bekerja sama dengan begitu kompak. Bahkan ada kakak kelas yang mampu membagi tugas dengan baik. Untuk bagian yang “berbahaya” (menggoreng, merebus, memotong) diserahkan kepada anak kelas atas. Sedangkan untuk anak kelas 1-3 diberikan tugas untuk mengaduk adonan, menyiapkan tempat, dan kegiatan-kegiatan ringan lainnya.

Baca Juga: Motivation Building 2023 – Born to Win

6 kelompok yang terbentuk ini membuat 6 jenis makanan yang berbeda. Ada yang membuat Ubi Ungu Mozarella, Potato Cheese Ball, Cimol Kentang, Perkedel Kentang, Donat Kentang, dan Batagor Manis. Makan-makanan itu diolah dengan cara dan gaya mereka. Mereka membuat sesuai kreasi mereka sendiri. Dalam masing-masing kelompok, terdapat 1 guru pendamping yang bertugas mengawasi dan memantau anak-anak, agar tetap safety dalam berkegiatan.

Presentasi Karya

Cooking Day 2023 - Hasil Olahan Umbi-umbian
Hasil masakan anak-anak | Dok. Sekolah

Setelah 2 jam 30 menit berproses, akhirnya tibalah anak-anak untuk mempresentasikan hasil karya mereka. Masing-masing kelompok ini memiliki nama kelompok yang diambil dari nama-nama pahlawan nasional, yaitu Tan Malaka, Adisucipto, Fatmawati, Soegijapranata, Agus Salim, dan Yos Sudarso. Sebelum mereka mempresentasikan masakan, mereka harus mempresentasikan sejarah singkat dari pahlawan nasional yang menjadi nama kelompoknya.

Sembari menunggu para juri menilai masakan, anak-anak dipersilahkan untuk menyantap hasil masakan mereka masing-masing. Selain itu, mereka juga boleh mencicipi masakan dari kelompok lain. Ada beberapa kelompok yang memasak cukup banyak, bahkan terlihat “mustahil” untuk dihabiskan. Namun kenyataannya, dalam hitungan menit, semua masakan dari semua kelompok telah habis tak bersisa. Luar biasa.

Baca Juga: Play Day SD 2022 - Tumbuh Sehat dan Bahagia
 
Cooking Day 2023 - Hasil Olahan Umbi-umbian
Juara pertama Cooking Day 2023 | Dok. Sekolah

Kini tibalah pengumuman. Saat yang ditunggu-tunggu oleh anak-anak. Karena para pemenang akan mendapatkan sejumlah uang yang cukup lumayan. Dan pemenangnya adalah kelompok Soegijapranata dengan masakan Cimol Kentang, sebagai juara pertama, dan kelompok Tan Malaka dengan masakan Perkedel Kentang, sebagai juara kedua. Selamat untuk para pemenang. Untuk kelompok yang lain, pada intinya masakah mereka enak dan dapat dinikmati. Buktinya, masakan mereka habis semua tanpa sisa. Kalian luar biasa.

Saat anak-anak kita berikan kesempatan untuk bereksplorasi, mereka akan sungguh-sungguh bersemangat dan banyak belajar. Mungkin bagi kita, ini cukup berisiko. Tetapi yang perlu dilakukan adalah memberikan kepercayaan, dan tentunya tetap mendampingi proses belajarnya. Jika kita banyak melarang, yang terjadi adalah sebaliknya, anak-anak tidak banyak belajar. Mari berikan kepercayaan, dan dukung terus proses belajarnya melalui pengalaman-pengalaman kehidupannya sehari-hari, sehingga anak-anak akan dapat belajar menjadi pribadi yang mandiri. (ADK)

Penulis
Antonius Dwi K., S.Pd.
Sie Kesiswaan SDK Wijana
 
Program Kami

Formulir Kontak